Belajar lagi di Bunda Produktif Batch 4 Institut Ibu Profesional

 



Emak-emak belajar lagi? Kenapa engga!

Kayanya gak pernah kebayang ya, emak-emak biasa ketemu cucian dan setrikaan setiap hari bisa belajar lagi. Hari-hari udah penuh dengan kegiatan domestik dalam rumah yang gak pernah selesai, mana pernah kepikiran belajar lagi. Tapi tidak di Institut Ibu Profesional, para perempuan baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga bisa berkesempatan belajar lagi. Belajar apa? Belajar menjalankan peran sebagai warga hexagon city sebuah gamifikasi kelas bunda produktif batch 4, Institut Ibu Profesional.

Apa itu Hexagon city?

Hexagon city adalah kota virtual yang bertujuan untuk membentuk karakter para penghuninya yaitu hexagonia dengan cara terlibat dan berperan penuh dalam pembangunan kota. Hah? apa? emak-emak disuruh membangun kota virtual? emang bisa?

Bisa dong, dengan cara mengambil peran dalam kegiatan projek membangun kota, projek yang sesuai dengan passion yang kita miliki. Gimana caranya?dimulai dari mana? dimulai dari mengenal kota.

Mengenal Kota

Dalam game kota virtual ini, kita berperan sebagai warga. Sebelum memulai petualangan, kita harus mengenal kotanya terlebih dahulu. Dengan membangun rumahnya yaitu hexahouse dan mengenal tetangga sesama komplek yaitu co-housing. Co-housing tempat tinggalku bernama premavidya. Dan lingkungan rukun warganya disebut cluster. Cluster tempat tinggalku bernama cluster eduvatif. Setelah kenalan sesama warga, kita ngapain lagi? masuk ke dalam zona adaptasi.


Zona Adaptasi



Kemudian masuk ke zona adaptasi, kita sudah mulai belajar disini. Belajar apa? macem-macem dong. Dari kata adaptasi ya berarti kita diminta beradaptasi dengan hiruk pikuk kota. Nantinya kita diajak berpacu mengembangkan diri lalu mengambil peran besar dalam membangun kota. 

Di zona adaptasi para hexagonia diberikan materi mengenai komunikasi produktif dan asertif dalam tim, manajemen waktu dan Code of conduct. Dimana materi tersebut menjadi bekal dalam kerja tim, manajemen waktu untuk pengelolaan pekerjaan, mengetahui aturan dasar atau SOP dalam melakukan pekerjaan atau menyelenggarakan projek, serta pengelolaan sumber daya manusia melalui RACI matrix dan penentuan target pekerjaan melalui action plan.

Dari sini aja udah terlihat kalau kita tidak dianggap sebagai emak-emak biasa. Emak-emak yang memiliki potensi, sehingga ilmu kehidupan ini juga perlu dimiliki oleh kita sebagai ibu.

Zona Passion



Setelah bekal adaptasi sudah dimiliki, saatnya kita belajar untuk memahami passion yang kita miliki saat ini. Kita lagi suka sama apa? bidang apa yang kalau kita lama-lama mengerjakan itu tuh gak merasa capek walaupun dilakukan berulang? Bisa jadi itu passion kita. 

Passion yang aku happy disana adalah mengajar. Berbagi ilmu, apalagi kalau lihat murid dari yang gak bisa jadi bisa, beuh bahagianyaaaa.

Di zona passion, kita diajak memetakan passion yang kita miliki. Apakah passion yang kita miliki masih untuk diri sendiri, untuk menghasilkan pendapatan, untuk melayani atau sudah pada mengabdi kepada masyarakat. 

Zona Karakter



Zona selanjutnya adalah zona karakter. Apalagi ini? kita disuruh belajar karakter atau gimana? Jadi ketika saatnya kita diminta untuk membuat projek pengembangan kota, bekerja dalam tim, kita diajak terlebih dahulu memiliki visi untuk diri sendiri. 

What the maksud? Maksudnya kita diminta menuliskan karakter apa yang kita harapkan ada dalam diri kita di masa depan agar dapat menjadi manusia yang lebih baik.

Tentu sebelum menentukkan karakter untuk diri sendiri, kita wajib mengevaluasi diri, selama ini karakter apa saja yang menghambat kinerja kita dalam melakukan pekerjaan.

Lalu kita diajak menentukkan visi kedepan, saya ingin memiliki karakter tertentu agar pelaksanaan projek ini dapat berjalan dengan lancar.

Karakter yang ingin saya miliki ketika melakukan suatu pekerjaan yaitu emphaty and endurance. Pertama, Emphaty disini kita dapat menempatkan diri pada situasi orang lain ketika bekerja, sehingga kita mampu menakar seberapa banyak pekerjaan yang bisa orang lain kerjakan. Kedua endurance, yaitu kekuatan. Daya tahan dalam melakukan pekerjaan dan pantang menyerah dalam menyelesaikan suatu masalah.

Zona Habit

Tentu untuk membentuk karakter-karakter tersebut dibutuhkan rencana pelaksanaan melalui pembangunan kebiasaan. Di zona habit ini kita diajak untuk membangun habit tertentu sesuai passion. Misalnya passion kita mengajar, maka habit yang dibangun adalah menambah jam mengajar serta mempersiapak perencanaan pembelajaran secara matang setiap hari.

Habit atau kebiasaan ini nantinya akan membantu kita dalam mengambil peran dalam perwujudan projek pengembangan kota.

Zona 4E (Enjoy, Easy, Excellent, and Earn)

Habit yang dibangun sesuai passion sudah dilakukan setiap hari. Kemudian masuk ke dalam zona 4 e, dalam zona ini kita diajak kembali memetakan skill atau habit yang selama ini sudha kita bangun. 

Apakah yang kita kerjakan sudah membuat kita happy dan enjoy mengerjakannya?, apakah sudah masuk ke sesuatu hal yang mudah untuk kita kerjakan? kalau kita melakukan itu tuh udah gak pake mikir eh jadi. atau sudah mampu memproduksi dengan bagus dan sempurna, atau malah sudah mampu menjadi salah satu sumber mata pencaharian?

Karena mengajar sudah menjadi sesuatu hal yang dilakukan setiap hari, dan sudah mampu membantu anak-anak yang tadinya tidak paham menjadi paham serta sudah menjadi salah satu sumber mata pencaharian maka mengajar sudah masuk kategori earn untukku.

Membuat Project Passion bersama Premavidya



Seluruh bekal untuk diri sendiri telah dibantu dikembangkan maka saatnya kita mengambil peran dalam mengembangkan kota. Bagaimana caranya? Dengan mewujudkan suatu projek sesuai passion yang dapat membantu warga dalam menyelesaikan permasalahannya.

Bersama tim dalam co-housing premavidya, kita melakukan brainstorming. Karena kita memiliki kesamaan dalam passion yaitu pada bidang pendidikan. Maka kami memilih untuk membuat projek yang berhubungan dengan pendidikan khususnya anak usia dini. 

Dalam proses perwujudan projek, kita diminta untuk menentukan peran-peran apa yang ingin kita ambil serta pekerjaan apa saja yang akan kita kerjakan dalam membantu terlaksananya projek tersebut. 

Berdasarkan seluruh materi yang telah dibekali dalam kelas bunda produktif batch 4, kita emak-emak bisa paham bagaimana suatu kota bekerja. Kita bukan lagi emak-emak yang biasa tetapi berubah menjadi emak-emak bertalenta. Emak-emak yang paham cara berkomunikasi produktif dan asertif, mengembangkan passion serta karakter yang digunakan untuk berdaya dalam pembangunan kota dengan mengambil peran dalam mewujudkan projek passion.

Kata siapa emak-emak ga bisa belajar? Bisa dong, Yuk Belajar di Institut Ibu Profesional.

Komentar