Tahukah ibu? mempersiapkan diri,
khususnya untuk ibu dalam menghadapi minggu pertama anak masuk sekolah formal
sangatlah penting. Mengapa itu bisa terjadi, karena ibu mempunyai peran besar
dalam menentukan kelancaran anak masuk sekolah. Persiapan yang matang yang
dilakukan jauh hari mampu mengurangi stress pada ibu.
Saat ibu membantu anak menghadapi
minggu pertama masuk sekolah, begitu banyak energi yang terserap. Dari mulai
perbekalan anak, alat sekolah, membantu anak beradaptasi, beraktivitas lebih
pagi menjadi rutinitas baru yang harus ibu hadapi.
Ketika ibu tidak siap dengan segala
kehectican persiapan masuk sekolah, apa yang terjadi dengan kondisi
mental ibu? Ibu menjadi mudah lelah, stress, marah dan seisi rumah menjadi
tidak nyaman.
Dr. Titis Hadiati, Sp.KJ.
menyebutkan, “Kita sebagai orang tua harus mempelajari bagaimana cara mengatur
stres tersebut. Jadi manajemen stres diperlukan bagi orang tua untuk menghadapi
rasa stres itu.” jelasnya.
Manajemen stres adalah dimana
individu melakukan pengontrolan atau pengaturan stres. Tujuannya untuk mengenal
penyebab stres dan mengetahui teknik-teknik mengelola stres, sehingga kita lebih baik dalam menguasai stres dalam kehidupan.
“Yang penting bagi kita sebagai
orang tua dalam menghadapi PTM di masa pandemi ialah kita harus mengendalikan
stres kita seperti berpikir positif, mengelola emosi, memodifikasi lingkungan,
dan membangun spiritual positif.” kata dr.Titis dalam seminar online dengan
tema "Persiapan Mental Untuk Orang Tua dan Anak jelang Pembelajaran Tatap
Muka" yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro.
Untuk meminimalisir stress yang
timbul dalam persiapan anak masuk sekolah formal, Simak langkah-langkah berikut
:
Cukupkan
Nutrisi dan Istirahat
Hal yang utama sebelum mempersiapkan
anak masuk sekolah, ibu harus sehat jiwa dan raga. Sehat jiwa artinya bahagia
dalam melakukan kegiatan sehari-hari dan sehat raga artinya ibu harus cukup
makan dan istirahat. Agar energi yang digunakan sanggup menghadapi minggu
pertama masuk sekolah.
Ibu biasanya akan lebih fokus pada
anak, Namun sebaiknya ibu dahulukan diri sendiri dulu. Mengapa? Karena untuk
bertempur itu butuh tenaga yang cukup. Badan sehat adalah modal dasar kita.
Makanlah makanan kesukaan ibu,
pastikan makanan yang bergizi. Karena makanan sehat dapat mempengaruhi hormon
yang diproduksi. Makanan sehat sangat berpengaruh pada mood ibu agar tetap
terjaga dengan baik.
Melakukan
Sounding Pada Diri Sendiri
Sounding juga menjadi salah satu
cara untuk kita membangun pikiran positif pada ibu. Pikiran positif menjadi
modal dasar berikutnya dalam persiapan anak masuk sekolah. Karena kita mampu
secara sadar mengatur pikiran dan stress yang dihadapi.
Ibu memerlukan afirmasi positif
terhadap kondisi ketika sedang mendampingi dan membimbing anak. Khususnya
ketika sedang melatih kemampuan dasar anak persiapan sebelum masuk sekolah. Dan
juga ketika beradaptasi dengan rutinitas baru saat anak mulai masuk sekolah.
Seperti bangun lebih pagi untuk menyiapkan bekal, membangunkan anak lebih pagi
untuk persiapan berangkat sekolah dll.
Berikut contoh bentuk sounding atau
afirmasi positif untuk ibu diantaranya :
- Saya yakin bahwa saya mampu
mempersiapkan anak masuk sekolah
- Saya yakin saya bisa belajar
dari berbagai sumber untuk membantu anak masuk sekolah
- Saya yakin mempersiapkan anak
masuk sekolah tidak sesulit itu
- Tenang ya, semua butuh proses.
Tetap semangat nanti pasti ada hasilnya.
- Semua ada ilmunya, saya yakin
bisa melakukan lebih baik esok hari.
- Jika lelah, istirahat sejenak
ya. Tenang, Semua ada waktunya dan semua butuh proses, dan sebagainya.
Melakukan
Sounding Pada Anak
Selain melakukan sounding kepada diri sendiri, Ibu juga harus melakukan sounding pada anak.
Membangun imaji positif tentang sekolah dan seluruh elemen di dalamnya menjadi
persiapan awal sebelum mulai sekolah.
Imaji positif tentang sekolah dapat
dibangun melalui kegiatan bercerita tentang indahnya sekolah. Kegiatan
bercerita dapat dilakukan dengan oleh orang tua dengan menceritakan pengalaman
saat bersekolah. Kegiatan lainnya dengan membacakan Buku yang menggambarkan
kehidupan di sekolah.
Kegiatan-kegiatan tersebut dapat
membangun rasa suka dan ingin tahu tentang sekolah pada anak. Ketika rasa ingin
tahu dan bahagia tentang sekolah sudah dimiliki oleh anak, persiapan melatih
kemampuan dasar untuk anak dapat dimulai. Berikut adalah contoh sounding
yang dapat dilakukan pada anak:
- Sekolah adalah tempat yang
nyaman
- Sekolah adalah tempat untuk
bermain dan belajar
- Ibu akan mengantar sampai
gerbang sekolah
- Guru akan membantu semua
kegiatan di sekolah
- Jika ada yang kau rasakan,
sampaikan pada ibu
- Jika ada yang kau inginkan,
sampaikan pada bu guru
- Ibu akan kembali menjemput saat
pulang sekolah
- Jika ingin ke toilet, izin
kepada guru
- Aku bisa ke toilet sendiri
- Aku bisa memakai dan melepas
baju dan sepatu sendiri
- Aku bisa makan sendiri
- Aku akan bermain dengan teman-temanku,
dan sebagainya.
Buat
to do list Keterampilan Dasar Anak
Sebelum anak dapat berpisah
sepenuhnya dengan ibu saat di sekolah, anak harus memiliki bekal keterampilan
dasar yang cukup. Melatih kemandirian anak dari rumah merupakan modal dasar
anak memiliki kepercayaan diri dalam beraktivitas di sekolah.
Tentu setiap ibu dan anak memiliki
pola pengajaran kemandirian yang berbeda-beda. Untuk setiap keterampilan dasar
hidup dapat disesuaikan dengan nilai dan norma yang dibangun keluarga masing-masing.
Berikut adalah contoh to do list keterampilan dasar anak sebelum masuk
sekolah.
- Anak sudah lulus toilet
training
- Anak mampu mandiri ke toilet
(Buang air kecil dan buang air besar tanpa bantuan orang dewasa)
- Anak mampu memakai dan melepas
pakaian sendiri
- Anak mampu makan dan minum
sendiri
- Anak mampu mengkomunikasikan
perasaan dan keinginannya secara verbal kepada guru
- Anak mampu memahami otoritas
tubuhnya sendiri (Belajar mengenai sentuhan boleh dan sentuhan tidak
boleh)
- Anak paham konsep antri atau
bermain secara bergantian
- Anak mampu memperkenalkan diri
- Anak mampu bermain dengan teman
sebaya
- Ibu membantu melatih anak
bangun lebih pagi
- Ibu membantu melatih anak
sarapan lebih pagi
- Ibu membantu melatih anak
mempersiapkan perlengkapan sekolah sendiri
- Ibu membantu memperkenalkan
lingkungan sekolah kepada anak
- Ibu membacakan buku cerita
tentang keasyikan bersekolah, dan sebagainya.
Buat
Jadwal Aktivitas Persiapan Masuk Sekolah
Saat libur sekolah atau 2 minggu
sebelum masuk sekolah, ibu dapat membuat jadwal aktivitas persiapan untuk
menghadapi minggu pertama masuk sekolah. Hal ini bertujuan untuk membantu anak
dan ibu mempersiapkan diri dalam menghadapi rutinitas baru yaitu bersekolah.
Setiap jadwal sebaiknya dilaksanakan dengan baik. Agar proses adaptasi pada kegiatan baru dapat berjalan lancar tidak hanya untuk anak tetapi juga untuk ibu.
Riset,
Riset, dan Riset
Sebelum ibu memasukkan anak ke
sekolah pilihan. Sebaiknya ibu mencari tahu atau melakukan riset terhadap
sekolah-sekolah yang dapat mengakomodasi kebutuhan anak dan memiliki kesamaan
visi dan misi dengan keluarga.
Riset disini dapat mencakup, program
pembelajaran, fasilitas, jarak dari sekolah ke rumah, biaya pendidikan, cara
sekolah bekerjasama dengan orang tua, cara sekolah berkomunikasi dengan guru
dan orang tua, dll.
Setiap poin dapat berbeda-beda
setiap keluarga. Semua tergantung dengan nilai dan norma yang dibangun dalam
keluarga. Sebaiknya ibu mencari informasi pada sumber yang valid. Hal itu dapat
dilihat dari lulusan, tingkat kepuasan orang tua terhadap sekolah, jika memiliki waktu sempatkan untuk mensurvei langsung, observasi langsung ke sekolah dengan melihat percakapan
sehari-hari, perilaku dan aturan yang dijalankan oleh siswa, apakah sesuai
dengan visi, misi yang disampaikan atau tidak.
Tentu setiap sekolah memiliki
kekuatan dan tantangannya masing-masing, namun semua disesuaikan dengan tujuan
pendidikan pada masing-masing keluarga.
Perbanyak
Diskusi Dengan Ibu Yang Sudah Berpengalaman
Diskusi bersama ibu yang sudah
berpengalaman ternyata mampu menambah pengetahuan. Cerita dalam mempersiapkan
anak masuk sekolah dapat meningkatkan awareness ibu terhadap hal-hal
penting yang terkadang terlewat dalam persiapan sekolah.
Proses diskusi dibutuhkan para ibu
untuk memberikan ketenangan dalam memulai dunia baru, yaitu dunia sekolah anak.
Biasanya ibu yang lebih berpengalaman akan memberikan nasihat agar kita percaya
diri dalam mempersiapkan anak masuk sekolah. Kegugupan itu akan terlewati
seiring berjalannya waktu. Semua ada waktunya, semua akan terlewati dengan
baik.
Berdoa
kepada Allah
Berdoa kepada Allah menjadi jalan
agar ibu diberikan kekuatan. Sesuatu yang baru pertama kali di lakukan
terkadang membuat ibu merasa takut di awal. Dengan doa, ibu mampu lebih
memasrahkan segala prosesnya kepada sang Maha Kuasa. Memohon petunjuk dalam
memasuki tantangan dan rutinitas baru dapat membuat jiwa menjadi lebih kuat.
Sehingga rasa cemas yang muncul saat persiapan masuk sekolah menjadi semakin
berkurang.
Selamat Mencoba!
Sumber :
https://www.undip.ac.id/post/23032/persiapan-mental-untuk-orang-tua-dan-anak-jelang-pembelajaran-tatap-muka.html.
https://healthforunder5s.co.uk/sections/preschool/download-your-ready-for-school-reward-chart/







Komentar
Posting Komentar