Bukan kebun binatang biasa
Namanya animalium, animal science center. Dari namanya terlihat ya kalau memang bukan kebun binatang biasa. Walaupun namanya ada animal animalnya, tapi animalium itu adalah tempat yang berisi seluruh informasi lengkap mengenai berbagai binatang dari berbagai habitat.
Di lengkapi dengan beberapa koleksi binatang asli dan juga replika binatang. Serta bagian-bagian tubuh binatang dari berbagai ukuran dan jenisnya. Mirip musium zoologi tapi dengan informasi klasifikasi, fisiologi dan anatomi binatang yang sangat detail.
Penjelasan lengkap dan detail
Di setiap replika dan koleksi binatang asli, dilengkapi informasi dari asal , pakan, jenis tempat tinggal, serta status binatang dalam IUCN(The International Union for Conservation of Nature). Yaitu status konservasi binatang tersebut. Status ini membantu kita mengetahui apakah binatang ini termasuk binatang yag hampir punah atau tidak.
Cocok untuk belajar sains binatang
Selain melihat dan mengetahui berbagai perbedaan dari setiap jenis binatang, khusus untuk anak usia SD terdapat lembar kerja yang disediakan dan berfungsi untuk membantu anak belajar memahami setiap keistimewaan dari berbagai tipe binatang. Sehingga anak-anak akan diminta untuk menjawab setiap pertanyaan dan menemukan jawabannya dengan menjelajahi seluruh area habitat binatang.
Modern dan eksklusif
Terlihat animalium ini dirancang begitu apik dengan setiap replika dan informasi. Ada area indoor dan outdoor. Untuk area indoor terdapat berbagai replika binatang, serta penyampaian informasi secara digital dengan tekhnologi yang canggih.
Sedangkan area outdoor adalah area burung yang kita dapat secara dekat melihat burung dengan berbagai keunikkan. Salah satunya burung kakak tua dan merak. Burung yang sudah sangat familiar bagi kami orang awam. Pengalaman yang begitu menegangkan dan menyenangkan.
Dengan berbagai keunikkan yang dimiliki animalium, berikut keuntungan yang kita dapat dengan mengajak anak-anak berlibur ke animalium :
1. Meningkatkan tauhid kepada Allah
Dengan mengajak anak ke animalium, kita dapat mengajak anak-anak untuk mengagumi ciptaan Allah. Di animalium, kita berdiskusi dengan anak-anak bagaimana tempat tinggal binatang mampu mempengaruhi bentuk tubuh binatang. Contohnya bentuk paruh burung pemakan nektar berbeda dengan bentuk paruh burung pelatuk.
Hal ini dapat dihubungkan dengan bagaimana Allah menciptakan makhluk dengan segala bekal untuk bertahan hidup. Dan setiap inci bagian tubuh setiap makhluk memiliki fungsi yang dapat membantu setiap binatang untuk mencari rejeki dan bertahan hidup melawan predator.
Dan tidak ada satu makhluk pun yang terlewat akan setiap insting dan kemampuan tersebut, siapa lagi jika bukan Allah yang mengilhamkan kemampuan semua hewan tersebut.
2. Meningkatkan pengetahuan tentang binatang
Namanya bukan kebun binatang biasa, pasti yang disajikan tidak biasa. Bagaimana tidak, kita disajikan berbagai informasi dari satu jenis binatang saja dengan sangat detil. Dari mulai perbedaan tempat tinggal, jenis makanan, bentuk sayap, bentuk paruh, bentuk kaki, suara, serta alat perlindungan diri.
Semua informasi tersebut disajikan baik secara replika, digital serta informasi umum dari papan yang ada. Memberikan pengalaman dan pengetahuan baru serta pesan tertentu bagi anak-anak.
3. Meningkatkan keterampilan berpikir proses sains
Apa itu keterampilan berpikir proses sains? keterampilan berpikir yang dilakukan oleh peneliti. Dengan menguji setiap informasi atau teori yang didapat dengan observasi, mengelompokkan, inteprerasi pengamatan, mengajukan pertanyaan, memprediksi, menyusun hipotesis, melakukan percobaan, memanfaatkan alat dan bahan, menguji konsep dan mengkomunikasikan.
Terlihat sangat komplek, tapi menjadi sederhana karena adanya lembar kerja yang ditujukan oleh anak dengan pertanyaan yang bersifat terbuka atau disebut open-ended questions. Pertanyaan yang dirancang sedemikian rupa hingga mampu melatih kemampuan berpikir anak pada tahapan tingkat tertentu.
Pertanyaan yang jawabannya hanya bisa didapat setelah mengamati binatang, membaca berbagai informasi lalu menghubungkan setiap informasi yang disediakan hingga mendapat kesimpulan yang membantu anak menjawab pertanyaan.
4. Mempraktekkan metode montessori dalam belajar hewan
Dasar belajar montesorri dalam belajar hewan adalah menghadirkan replika asli hewan dengan melihat langsung, meraba, dan menangkap setiap detail informasi dengan menggunakan panca indera.
Animalium telah memfasilitasi semuanya. Dari mulai hewan ukuran kecil dan ukuran yang besar, menghadirkan berbagai bentuk dari setiap jenis hewan. Sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna.
5. Membangun kesadaran diri akan konservasi hewan yang hampir punah
Di setiap replika dan hewan yang disajikan, ditampilkan informasi mengenai jumlah hewan yang ada saat ini di dunia. Informasi tersebut menunjukkan kondisi hewan tersebut dalam keadaan hampir punah atau masih banyak saat ini.
Dengan informasi tersebut anak-anak menjadi lebih paham mengenai akibat yang terjadi jika hewan sampai punah pada area tertentu. Dalam lembar kerja siswa anak diajak untuk memikirkan solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah kepunahan hewan-hewan yang terjadi hari ini.
Dengan begitu anak-anak menjadi lebih tahu tugasnya di masa depan sebagai manusia yaitu untuk menjaga hewan-hewan agar tidak punah.
6. Membangun bonding bersama orang tua
Ketika kita mengamati hewan-hewan dan menemukan berbagai informasi baru tentang hewan, disitu kita dapat menanyakan kepada anak, apa yang anak-anak tahu mengenai hewan tersebut. Anak-anak pun sangat bersemangat ketika menceritakan kepada orang tua saat menemukan informasi yang baru, atau teknologi yang menyenangkan bersama orang tua.
Ketika anak-anak mengerjakan lembar kerja, ada beberapa pertanyaan yang tidak mudah dipahami anak-anak. Orang tua disini berperan untuk menjelaskan kembali kepada anak dengan bahasa yang lebih sederhana. Dengan ini hubungan orang tua dan anak menjadi semakin kuat, karena saling membantu satu sama lain.
Sampai saat ini pun masih terkaget-kaget dengan keseruan animalium. Dengan harga tiket masuk dalam bentuk paket edukasi. Paket edukasi mandiri umum dengan harga Rp.95.000/orang dengan lembar kerja dalam bentuk buku. Paket edukasi mandiri usia sekolah dengan harga Rp.120.000/orang dengan informasi lengkap dan lembar kerja dalam bentuk binder.
Semua sangat-sangat worth it untuk mendapatkan pengalaman belajar seeksklusif, lengkap dan modern itu. Semoga pengalaman ke animalium kali ini bisa menambah referensi kita dalam mengajak anak mengisi liburan. Happy holiday semua!

.jpg)



Komentar
Posting Komentar