Cinta Allah melebihi cinta kita pada diri sendiri. Jangan putus asa!


Bulan puasa itu bulan dimana para ibu bekerja lebih keras. Bangun lebih pagi dan tidur lebih malam. Aktifitas yang tiada henti terkadang membuat ibu lupa untuk mencintai dirinya sendiri. Mungkin makan jadi seadaanya, tidur sebisanya, demi kelancaran ibadah puasa sekeluarga.

Lelah pun membuat ibu menjadi emosi terhadap orang lain, anak-anak maupun suami. Atau mungkin kita sudah menggunakan waktu dengan sia-sia. Ibu, jangan-jangan kita yang sudah melampaui batas diri sampai kita tidak sadar akan nikmat Allah yang begitu luas.

"Katakanlah " wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kau berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh Dialah yang maha pengampun, maha penyayang." Qs. Az-zumar ayat 53.

Manusia itu melampaui batas

Ibu, jika kita runut kegiatan kita sehari-hari, pernah gak sehari kita tanpa berbuat dosa? engga lah. Pasti berdosa. 

Pagi-pagi ke warung udah dengar berita dari tetangga tentang tetangga yang lain. Terus kita ikut menambahkan info tentang tetangga, hmmm udah dosa tuh.

Anak nangis karena ingin makan permen, tapi gak bisa kasih terus anak kita marahi, anak nangis dan merasa ketakutan, dosa gak tuh? dosa lah.

Suami pulang kerja minta dibuatkan kopi, terus kita entar-entar gak langsung dibuatkan bukan karena uzur, dosa gak tuh? dosa lah say.

Ibu setiap mengerjakan tugas-tugas di rumah sambil ngedumel dan ngeluh, duuh kerjaan gak beres-beres, mengeluh tuh masuknya pikiran negatif gak sih? pikiran negatif tuh menzalimi diri sendiri kan?

Makan maunya jeroan, padalah itu kolesterolnya tinggi. Baik gak buat kesehatan? engga kan? menzalimi diri sendiri juga kan.

Begitu banyak hal yang telah kita lakukan telah melampaui batas. Dari mulai menzalimi diri sendiri dan menzalimi orang lain. Apalagi jika di masa lalu kita pernah melakukan maksiat dan dosa besar. Semua maksiat adalah bentuk menzalimi diri. Apakah menzalimi diri sendiri tandanya kita cinta dengan diri kita sendiri? Tidak. 

Jangan berputus asa atas rahmat Allah

Walaupun dosa kita sudah menggunung, kita sudah jauh dari Allah. Tidak beribadah sama sekali tetapi Allah tetap memanggil kita yang melampaui batas ini.

Az-zumar ayat 53, Allah memanggil kita. Allah tidak pernah lupa dengan kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan mungkin Allah lebih sayang pada kita.

Allah memanggil kita untuk kembali kepada Allah. Allah memanggil kita untuk bertaubat kepada Allah. Tidak perlu khawatir dan putus asa akan dosa yang sudah begitu banyak. Maksiat yang sudah tak terhitung. 

Karena Allah menyuruh kita untuk tidak berputus asa atas rahmat Allah. Karena rahmat Allah lebih luas dari dosa-dosa kita. Rahmat dan kasih sayang Allah lebih besar dari langit dan bumi beserta isinya. 

Bukti bahwa Allah lebih mencintai kita, dibandingkan kita sendiri.

Allah mengampuni dosa-dosa semuanya

Saking cintanya Allah kepada kita. Allah mengharapkan kita semua untuk bertaubat. Kembali kepada Allah karena Allah pasti mengampuni dosa semuanya.

Iya semuanya, kecuali syirik. Allah ingin kita tahu jika Allah tidak membeda-bedakan siapapun. Semua akan diberi ampunan kalau kita bertaubat. 

Kita sebagai ibu harus menyadari, bahwa tugas kita berat. Jadi tanpa petunjuk dan kasih sayangNya bisa jadi belum tentu kita melewati setiap prosesnya hari ini.

Isi tangki cinta kita dengan mengharap kepada yang Maha cinta, Allah swt. Tanpa ridhoNya ketenangan dan kebahagiaan tidak akan bisa kita dapatkan. 

Dunia yang fana ini hanya sementara. Jika kelelahan hari ini kita hadapi, sebaik-baiknya kelelahan untuk mengharap ridho Allah. Setiap aktifitas yang kita jalani lebih besar manfaatnya di akhirat jika kita lakukan untuk mengharap ridho Allah. 

Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang

Walaupun sudah begitu banyak dosa, jangan pernah putus asa karena sifat Allah itu maha pengampun. Sudah begitu banyak hal kita menzalimi diri sendiri, tidak menyayangi diri sendiri, jangan pernah putus asa karena sifat Allah itu maha penyayang. 

Bulan ramadan ini bisa kita gunakan mengisi tangki cinta kita dengan menyadari dosa-dosa kita dan mengakuinya di hadapan Allah dan memohon untuk diampuni semua dosa-dosa kita. Karena Allah merindukan hamba-hambaNya untuk bertaubat. Karena Allah maha pengampun dan maha penyayang.

Komentar