Kembali merajut mimpi menjadi blogger

Kembali merajut mimpi menjadi blogger 

Dulu aku blogger pemula dan aku menyerah

Pernah gak temen-temen menyerah untuk tidak meneruskan mimpi yang tidak pernah terwujud?

Sebelumnya perkenalkan saya Reni Handayanti, ibu rumah tangga, pendamping homeschool anak sendiri, yang nyambi mengajar les matematika dan bahasa inggris anak-anak tetangga di rumah.

Saya juga dulunya seorang blogger pemula, yang mencoba peruntungan di dunia blogging dengan alamat blog pertama saya www.aleinajourney.site.

Www.aleinajourney.site dibangun dari nol. Dari yang betul-betul buta sekali dengan dunia perbloggingan. Dari yang tidak tahu harus menulis apa, bagaimana blog bisa terindex google, dan mengecek progress pembaca. 

Sampai akhirnya saya mengikuti kelas bunda cekatan batch #3 Institut ibu profesional bertemu mba Imawati seorang blogger pro dengan alamat blog www.maesharda.com yang menjadi mentor blog saya yang membimbing saya belajar tentang blog.

Dimulai dengan belajar menghubungkan blog dengan google analytic, google console, mengukur nilai DA dan PA dari blog, membuat tulisan yang bersahabat dengan SEO agar dapat terindeks google, dll.


 

Kurang lebih setahun belajar mengaplikasikan ilmu, terus berlatih menulis, mengikuti komunitas-komunitas blogger dan mengikuti berbagai lomba blog, ternyata masih belum muncul rejeki saya lewat blog.

Ternyata menjadi blogger harus kuat mental dan tahan banting. Tahan banting untuk terus memproduksi tulisan setiap hari, Konsisten belajar dengan dunia IT dan bergabung di komunitas untuk mendapat informasi lomba blog agar dapat menjadi blogger professional.


 

Blogger professional biasanya sudah dipercaya klien untuk mereview produk atau mempromosikan usaha dan jasa lewat blog kita. Karena jumlah pengujung blog, nilai DA/PA, dan jumlah subscription dan followers bloggers sudah diatas rata-rata.

Tetapi blog yang saya bangun 3 tahun ternyata masih dibawah rata-rata. Oleh karena itu klien yang tertarik untuk membuat kerjasama dengan blog saya masih sedikit.

Sedangkan domain dan hosting tetap harus rutin dibayar, yang nominalnya cukup besar bagi saya. Dengan berat hati, blog yang sudah dibangun selama 3 tahun itu harus ditutup dan tidak diperpanjang sewa domain dan hostingnya.

For sure, sediiih banget ketika mengambil keputusan ini. Blog yang sudah dibangun 3 tahun dengan berbagai lika-likunya harus ditutup. Karena kesalahan-kesalahan ini blog pertama saya harus ditutup. 

Kesalahan yang dibuat blogger pemula

1.      Tidak membuat jadwal rutin menulis setiap hari

Tapi ternyata saya tidak sekonsisten itu dalam menulis. Ternyata saya masih jauh dari kata seorang blogger yang tahan banting. Bekerja masih berdasarkan mood, merupakan hal buruk yang menurut saya menjadi dasar mengapa blogging masih belum berjalan dengan baik.

Jadwal menulis yang tidak tetap karena pekerjaan domestik dan pendampingan belajar anak hingga prioritas menulis masih menjadi prioritas nomor terakhir. 

Padahal sudah buanyak ide yang muncul untuk ditulis. Tapi lagi-lagi karena menulis belum masuk pada prioritas utama dalam pekerjaan sehari-hari maka masih belum mampu konsisten memproduksi tulisan setiap hari.

2.      Tidak menyelesaikan tulisan yang sudah ditulis

Biasanya draft itu sudah ditulis dengan baik dan harus dilengkapi bagian gambar serta reels sebagai promosi tulisan yang telah dibuat. Tapi tidak berusaha diselesaikan dan diposting sesuai tanggal sehingga terlewat momen kontennya maka konten pun tidak dapat diposting sesuai waktunya.

3.      Tidak konsisten mengikuti lomba blog yang ada

Melatih mental blogger dimulai dengan berusaha berlatih menulis dan mengikuti lomba blog yang diadakan berbagai instansi atau produk di Indonesia. Dengan begitu tulisan yang masuk dalam lomba blog akan terus terlatih dan dapat dievaluasi Kembali setiap mengikuti lomba.

4.      Tidak mengaplikasikan ilmu-ilmu dalam dunia IT

Ada beberapa tips dan trik yang biasanya ditulis oleh sesama blogger yang biasanya lebih berpengalaman dalam meningkatkan kualitas blog. Tapi walaupun sudah mengetahui langkah-langkahnya tidak konsisten mengaplikasikan ilmu yang sudah diketahui sehingga progress perkembangan blog menjadi lambat.

5.      Tidak mau bertanya dan berkonsultasi pada blogger pro

Sebagai blogger pemula yang baru terjun di dunia blogging, pendekatan dengan para blogger pro adalah hal wajib yang harus dimulai. Dengan melakukan blog walking agar kita dapat menambah teman dan meningkatkan kualitas blog kita dengan belajar dari blogger pro.

Membangun relasi dengan menanyakan kesulitan yang dialami akan menjadi jembatan awal kita belajar menjadi blogger yang lebih baik.

6.      Tidak mau belajar setiap hari

Membuat jadwal belajar sendiri untuk memperdalam skill dalam dunia perbloggingan tidak saya lakukan karena pekerjaan domestik, mendampingi homeschool dan mengajar les. Padahal keuntungannya besaaar sekali jika sehari minimal 1 jam, ada ilmu yang bisa dipelajari dan diaplikasikan untuk perkembangan blog.

Jangan kaya saya ya,,, Mau jadi blogger professional tapi gak mau konsisten menulis dan gak mau belajar setiap hari. Rugi….

Bangkit kembali menulis

Walaupun rumah lama sudah tidak ada dan harus ditutup tetapi jangan sampai mematahkan semangat untuk menulis. Yuk nulis lagi yuk bangkit lagi.

Selamat datang di rumah baru www.aleinajourney.blogspot.com. Rumah baru semangat baru spirit baru. Belajar lagi dari 0 ditempat yang berbeda.

Rumah baru yang menjadi harapan untuk bisa konsisten menulis, harapan untuk belajar dari semua kesalahan yang telah dilakukan.

Tak apa jika harus menurun sejenak tetapi yakin suatu saat nanti akan kembali bangkit untuk menjadi yang lebih baik.

Semoga Allah meridhoi diri ini kembali menjadi blogger yang amanah atas pilihan yang diambil. Tidak menyalahkan keadaan tetapi fokus pada solusi untuk memulai blog lagi dari 0.

Gimana dengan kamu? berani memulai bermimpi?yuk semangat lagi!

Baca juga : Memulai blog dari minus (khusus pemula)

 

Komentar